Bukan seperti itu..

Hai

Jangan ragu..

Jika aku tak lagi mengucapkan selamat pagi bukan berarti aku tak sayang lagi

Jika aku tak lagi seseru dulu bukan berarti aku sudah bosan denganmu

Jika aku mungkin membuatmu marah bukan berarti aku mencoba ingin pisah

Jika aku tak ada kabar meski kau coba hubungi bukan berarti aku disini diam saja tanpa peduli

Jika aku diam membisu bukan berarti aku tidak rindu

Ada suatu keadaan dan waktu dimana kita sudah tidak lagi melakukan kebiasaan yang semacam itu, mengucapkan selamat pagi atau tidak pun tak ada beda asal komunikasi tak cacat dan terus ada.

Aku mencoba menjadi diriku yang mungkin tidak seseru saat itu.

Aku mungkin salah membuatmu marah, tapi kumohon biarkan kujelaskan apa mauku dan sudut pandangku, jangan langsung pergi, diam, dan tidak peduli.

Aku tetap ada disini meski tidak ada kabar yang dapat kuberi, memikirkanmu meski dalam keramaian yang mencoba untuk tidak menyempatkan.

Kau sudah tahu bahwa perempuan itu rumit, perasaanya maupun tingkahnya. Aku sadar itu mungkin memang nyata karena kita selalu memakai perasaan untuk apapun yang ada.

Diam pun, mungkin aku hanya sedang ingin dimengerti, ingin dipahami. Rindu? Tentu, bahkan rasanya ingin meledak tak tahu harus apa dan bisa apa.

Berlebihan tidak?

Ingat ini saja..

Jika tak ada lagi yang mendekatimu, aku siap ada disampingmu.

6 Juli 2018

Iklan

Sedari pagi memang sudah tak baik, ntah hati maupun fisik, tapi hati ini selalu berusaha untuk menutupi. tak apa karena jika bercerita pada orang lain hanya akan membebani toh belum tentu peduli.

Lalu bukan dari hati. tanganku ingin bercerita lewat tulisan ini, hari ini terlihat biasa tapi aku merasa berbeda, aku tidak bisa untuk tidak berfikir terlalu dalam, karena aku ya begitu.

Aku ini tipikal memendam sakit sendirian, jika aku cemburu pada suatu hal, aku enggan untuk membicarakan atau bertanya, karena aku tahu jawabannya akan menyakiti lebih dalam.

Jika yang ada dihatiku ini sudah menggila jawaban dan rasanya ingin meledak baru aku akan bertanya.

Mengalah bukan berarti kalah, dua ego yang berbeda jika sedang tak sependapat dan komunikasi cacat pasti tak karuan. Lalu harus ada yang mengalah diantaranya agar masalah tak berlarut parah.

Memperbaiki komunikasi? Tidak sesulit itu, hanya perlu keterbukaan diantara kalian untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya ada di pikiran masing masing.

If you want to be trusted, Just to be honest.

Menumbuhkan kepercayaan seseorang kepadamu tidaklah mudah, namun menghilangkan kepercayaan seseorang padamu itu mudah.

Memulai untuk jujur pada dirimu sendiri dan orang lain memang tak semudah itu, bahkan seringkali menyakiti. Tapi, berbohong justru lebih menyakiti.

Dia, tidak suka berbohong, kadang satu atau dua kali kejujurannya sulit kuterima, tapi aku menyukainya.

Berbohong sama saja dengan menyakiti dirimu sendiri, tapi bagaimana jika berbohong untuk menjaga perasaan orang lain? Apa boleh?

Kesamben, 23 Juni 2018

Salah Paham

Banyak perbedaan diantara kita termasuk sikap dan sudut pandang. Kemarin seorang lelaki mendatangiku, bercerita tentang kisah romansanya, lalu ia berfikir bahwa perempuan sulit dipahami.

Bukan perkara sulit untuk dipahami, tapi caramu berfikir dan bagaimana cara hati perempuan bekerja memang beda. Itulah sebabnya mengapa suatu hubungan harus ada komunikasi yang baik antara keduanya. Bukan sekedar baik, jujur adalah kuncinya.

Kau juga yang mengatakan “yang dusta pasti akan nampak akhirnya” ya benar. That’s real.

Tak sedikit pula kaum hawa yang merasakan sebaliknya, namun yang harus dimengerti adalah bagaimana cara kita mampu memahami dirinya, kesibukannya, dan yang paling penting mulailah sadar bahwa kamu bukan satu-satunya prioritas. Ada keluarga yang harus Ia bahagiakan, ada masa depan yang harus Ia perjuangkan, lalu kamu? Tidak pasti kelak akan bersanding atau justru dengan yang lain. bertahanlah, ya suatu hubungan juga perlu perjuangan, tapi cobalah keluar dari zona nyamanmu, dan sadar ada hal penting lain yang kamu harus capai.

Sulit dipahami bukan berarti tidak bisa dipahami, mulailah suatu hubungan yang baik, yang bisa saling mengerti dan terbuka satu sama lain, yang saling mendukung ke arah postif bukan saling menjerumuskan ke arah negatif.

Untuk temanku,

Kesamben, 7 Juni 2018